Makassar, 9 Agustus 2025 – Sebanyak 27 mahasiswa Program Studi Agribisnis Peternakan, Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin (Unhas), resmi memulai program magang tahun 2025 di sejumlah perusahaan ternama di Sulawesi Selatan dan wilayah lain di Indonesia. Kegiatan magang yang dimulai secara bertahap sejak 11 Agustus 2025 ini merupakan bagian integral dari kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan bertujuan untuk memperkuat kompetensi praktis mahasiswa di dunia kerja nyata.
Para mahasiswa ditempatkan di berbagai perusahaan strategis di sektor peternakan, agribisnis, dan pangan, baik berskala lokal, nasional, maupun yang berorientasi pada inovasi dan teknologi. Penempatan dilakukan sesuai minat, kompetensi, dan rencana judul tugas akhir mahasiswa, sehingga magang tidak hanya menjadi pengalaman kerja, tetapi juga menjadi dasar penelitian akademik yang aplikatif.
Salah satu keunggulan program magang Prodi Agribisnis Peternakan adalah integrasi langsung antara kegiatan lapangan dan penyusunan tugas akhir. Setiap mahasiswa mengusung judul magang dan tugas akhir yang relevan dengan permasalahan riil di tempat mereka ditempatkan.
Setiap mahasiswa didampingi oleh dosen pembimbing akademik dari Prodi Agribisnis Peternaka, Kolaborasi erat dengan pembimbing lapangan di perusahaan diharapkan mampu memastikan kualitas pembelajaran dan kedisiplinan selama masa magang.
Dekan Fakultas Vokasi Unhas, Prof. Restu., menyampaikan apresiasi atas komitmen perusahaan mitra yang telah membuka kesempatan bagi mahasiswa Unhas. “Kerja sama ini adalah bentuk nyata link and match antara perguruan tinggi dan industri. Kami ingin lulusan kami bukan hanya cerdas secara akademik, tapi juga teruji di lapangan,” ujarnya.
Koordinator Magang Prodi Agribisnis Peternakan, Sri Wira Utami, menambahkan bahwa program magang tahun ini dirancang untuk memperluas wawasan mahasiswa, baik dari sisi operasional, manajerial, maupun kewirausahaan. “Kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pekerja, tapi juga calon pemimpin dan pelaku inovasi di sektor agribisnis,” katanya.
Dengan magang di berbagai sektor—mulai dari hulu (pakan, peternakan), tengah (pengolahan, logistik), hingga hilir (pemasaran, digital marketing)—diharapkan mahasiswa Prodi Agribisnis Peternakan Fakultas Vokasi Unhas dapat menjadi agen perubahan yang membawa transformasi di sektor peternakan Indonesia, khususnya melalui pendekatan berbasis data, teknologi, dan pemasaran modern.
Program magang ini akan berlangsung selama 1 semester, dan diakhiri dengan presentasi hasil kerja serta penyusunan laporan komprehensif yang menjadi dasar tugas akhir mahasiswa.



